Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB ULM Perkuat Jejaring Akademik pada Pertemuan Tahunan XI APSEPI 2026

Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat (FEB ULM) berpartisipasi dalam Seminar Nasional dan Pertemuan Tahunan XI Perkumpulan Pengelola Program Studi baca lebih lanjut …

Tunjukkan Pengabdian Masyarakat, Dosen FEB ULM Sosialisasikan Agroeduwisata di SMKN 1 Tapin Selatan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menunjukkan komitmennya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui tim dosen dan mahasiswa, FEB ULM hadir baca lebih lanjut …

Mengungkit Transformasi Ekonomi Kalimantan Selatan: dari Sektor Primer ke Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Dalam industri pariwisata, posisi Kalimantan Selatan tidaklah seperti Bali yang menjadikannya sebagai sektor andalan. Perekonomian Kalimantan Selatan masih bertumpu pada sektor pertambangan yang tengah menghadapi penurunan permintaan global. Pelemahan kinerja sektor pertambangan ini terindikasi dari perlambatan pertumbuhan ekspor batubara yang terkontraksi sebesar 3,95% (yoy) lebih dalam dibandingkan periode sebelumnya (Tw III 2019) terkontraksi sebesar 0,52% (yoy). Ini mengisyaratkan sudah saatnya Kalimantan Selatan mulai merubah tumpuan ekonominya dari sektor primer ke sektor industri pengolahan dan jasa. Pariwisata adalah salah satu sektor yang perlu dipertimbangkan.

Menambah Pengalaman dengan Mengikuti Konferensi Internasional

Beberapa waktu yang lalu lima orang dosen Jurusan IESP mempresentasikan lima papernya pada Konferensi IRSA yang ke 15 di Banda Aceh. Ini merupakan keikutsertaan dosen Jurusan IESP yang terbanyak dalam kegiatan IRSA. Apa dan bagaimana pengalaman yang diperoleh oleh dosen-dosen dalam konferensi tersebut?

Manfaat Evaluasi Dampak Kebijakan

Pada 20-21 Juli 2019 yang lalu, enam orang Dosen Jurusan IESP mengikuti workshop evaluasi dampak kebijakan pembangunan di Banda Aceh. Workshop yang masing-masing diorganisir J-PAL Southeast Asia, TNP2K, dan Australian National University-Indonesia Project tersebut memberikan banyak manfaat bagi para peserta. Bagaimana manfaatnya menurut dosen Jurusan IESP yang mengikutinya? Berikut adalah beberapa informasi yang berhasil dihimpun.

Tahun 2019 Dua Dosen Jurusan IESP Berhasil Meraih Gelar Doktor dalam Bidang Ilmu Ekonomi

Jumlah dosen Jurusan IESP yang bergelar Doktor dalam bidang ilmu ekonomi kini bertambah menjadi delapan orang. Hal ini seiring dengan keberhasilan Muzdalifah mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengaruh Desentralisasi Fiskal, Investasi Swasta, Pertumbuhan Ekonomi dan Tenaga Kerja terhadap Kesejahteraan Masyarakatan Kabupaten/ Kota di Kalimantan Selatan“ dalam Ujian Terbuka Doktor Ilmu Ekonomi di Universitas Airlangga pada 1 Agustus 2019. Sebelumnya pada 30 April 2019, Noor Rahmini juga berhasil memperoleh gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas Brawijaya setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang mengangkat topik “Peran Modal Sosial (Bonding, Bridging, dan Linking) terhadap Eksistensi Pasar Terapung Lok Baintan Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan”.