Saipuddin: Insentif Fiskal Angin Segar bagi Dunia Usaha dan Konsumen di Tengah Badai Pandemi Covid-19

Ketika wabah Covid-19 melanda Indonesia, sejumlah paket kebijakan telah dilakukan diambil untuk meredam dampak negatifnya terhadap perekonomian. Kebijakan yang dilakukan antara lain dari sisi moneter dengan menurunkan tingkat suku bunga acuan, bantuan langsung dan lain-lainnya. Namun beberapa pengamat ekonomi mengatakan bahwa kebijakan moneter di masa wabah kurang tepat. Menurut Saipuddin, insentif fiskal dapat memainkan peranan penting dalam menahan goncangan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Rizali: Covid-19 Merevolusi Gaya Hidup Masyarakat

Penyebaran wabah Covid-19 di dunia begitu cepat. Di Indonesia saja saat ini jumlah kasus positif Covid-19 sudah mencapai 12 ribu orang lebih. Sementara penerapan physical distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran Covid-19 juga menimbulkan biaya yang tidak sedikit yang harus ditanggung masyarakat. Di samping menyebabkan ongkos ekonomi berupa menurun drastisnya kegiatan dunia usaha, pendapatan masyarakat, dan hilangnya lapangan kerja, Covid-19 juga memaksa perubahan gaya hidup masyarakat secara signifikan.