Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) telah sukses menyelenggarakan kegiatan akademik bertajuk “Pelatihan Kompetensi Riset: Pengolahan dan baca lebih lanjut …
Program Studi Ekonomi Pembangunan
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat
Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) telah sukses menyelenggarakan kegiatan akademik bertajuk “Pelatihan Kompetensi Riset: Pengolahan dan baca lebih lanjut …
Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat (FEB ULM) berpartisipasi dalam Seminar Nasional dan Pertemuan Tahunan XI Perkumpulan Pengelola Program Studi baca lebih lanjut …
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menunjukkan komitmennya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui tim dosen dan mahasiswa, FEB ULM hadir baca lebih lanjut …
Program Studi Ekonomi Pembangunan dengan bangga mengucapkan selamat dan sukses atas penetapan dan pengukuhan: Bapak Dr. Syahrituah Siregar, SE, MA sebagai Ketua Jurusan Program Studi baca lebih lanjut …
Kekayaan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki oleh suatu negara, seringkali dianggap suatu berkah yang dapat membantu negara tersebut kaya secara ekonomi. Akan tetapi, dalam ekonomi terdapat sebuah fenomena ironis yang dikenal dengan istilah “kutukan sumber daya alam” yang menyatakan bahwa negara yang kaya akan SDA, cenderung lebih lambat pertumbuhan ekonominya jika dibandingkan dengan negara yang terbatas SDA. Apakah hal ini terjadi pula di Indonesia, di mana provinsi dengan kelimpahan SDA mengalami pertumbuhan yang melambat dan pengabaian terhadap pembangunan manusia dibandingkan dengan provinsi-provinsi yang tidak mendapatkan anugerah kekayaan SDA?
Apa yang anda pikirkan ketika melihat data perkembangan terkini kasus Covid 19 baik ditingkat daerah, nasional, maupun global? Barangkali akan beragam sikap anda memandang, ada yang langsung percaya tapi ada juga yang meragukan, bahkan ada yang skeptis karena alasan politis ataupun konspiratif. Terlepas dari bagaimana bentuk respon kita, syarat data layak desiminasi ia harus “bunyi”, artinya bukan sekedar kumpulan angka tesusun ditabel tapi lebih jauh ia mampu menunjukkan “state of critical point”.
Viral video amatir tragedi seorang pedagang cabe di Sulawesi Tengah yang tidak terima dilarang melewati pelintasan pos PSBB antar kabupaten. Ia merasa diperlakukan tidak adil terlebih juga mendapat serangan pukulan dan terjangan dari oknum petugas.
Terlepas dari masalah ketidak adilan perlakuan yang diterimanya, secara gamblang ini menunjukkan adanya hasrat yang besar dari sekelompok masyarakat untuk terus melakukan kegiatan ekonominya ditengah wabah Covid-19. Kadang kita ikut mencela orang-orang yang tidak mau patuh pada peraturan pembatasan aktifitas keluar rumah ini. Tetapi perlu disadari pula ternyata banyak orang yang terpaksa melakukannya karena tuntutan hidup.
Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan dan Lembaga Kajian Ekonomi dan Pembangunan Daerah (LKEPD) Fakultas Ekonomi Universitas Lambung Mangkurat akan menyelenggarakan enam agenda Forum Diskusi baca lebih lanjut …
Syahrituah Siregar is a permanent lecturer in the IESP Department who intensely study the development and progress of regional and national economy. Some of his views have also been published through local print and electronic media in South Kalimantan. Since the end of 2016, the lecturer who was born in 1971 has also been an Independent Commissioner at the South Kalimantan Bank.
Salah satu hal terpenting dalam pembahasan struktur ekonomi Kalimantan Selatan adalah adakah kemungkinannya untuk beralih dari terkosentrasi pada sector pertambangan ke sektor lainnya. Keinginan ini sudah lama digaungkan dan tertulis jelas dalam arah pembangunan jangka panjang Kalsel (RPJP 2005-2025). Baru-baru ini Pemerintah Provinsi menyatakan kembali bertekad untuk lepas dari ketergantungan akan sektor pertambangan batu bara dan beralih ke sektor pariwisata berbasis budaya. Persoalannya adalah bagaimana realiasainya dan tantangannya pada tingkat implementasi.