Tantangan Program Pemulihan Ekonomi Nasional dalam Upaya Normalisasi Perekonomian Nasional dan Daerah

Pemerintah melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN) salah satu dari beberapa treatment agar perekonomian nasional dan daerah dapat segera pulih dari resesi yang disebabkan oleh dampak pandemi Covid-19 yang terjadi sampai saat ini. Strategi kebijakan PEN dengan melakukan penyelamatan kesehatan, perekonomian nasional dan daerah. Langkah kebijakan penanganan dan pemulihan ekonomi tersebut difokuskan dari sisi permintaan, dengan fokus pada upaya menjaga konsumsi, mendorong investasi dan mendukung ekspor impor, serta sisi penawaran dengan fokus menjaga dunia usaha tetap beroperasi atau berjalan, termasuk di antaranya kelompok usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Dewi: Kenaikan Biaya Jasa Logistik Berimbas Negatif pada UMKM

Asosiasi Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (Asperindo) menyebutkan sudah ada 4 perusahaan ekspedisi anggotanya yang gulumg tikar sebagai akibat kenaikan tarif kargo yang sangat tinggi yang membuat biaya operasional pengiriman (fright cost ) melambung. Hal ini menyebabkan menurunnya pelanggan yang menggunakan jasa logistik sehingga antara pendapatan dan biaya usaha menjadi sangat tidak seimbang. Terkait permasalahan ini, Dewi Rahayu mengemukakan beberapa pandangannya.

Rizali: Perlunya Roadmap Pengembangan UMKM untuk Menghadapi Era Disrupsi

Dr. Rizali, MP

Untuk menghadapi era disrupsi, menurut dosen Jurusan IESP Dr. Rijali, diperlukan roadmap pengembangan UMKM yang mencakup jangka pendek dan jangka panjang, serta harus didukung oleh semua pihak. Ia menilai kondisi UMKM sekarang seperti mati suri. UMKM kita tidak disiapkan untuk menghadapi era disrupsi dimana penetrasi asing dalam bentuk produk impor dapat begitu cepat dan masif melalui toko online.